Welcome to Wajibstat Analysis Jibvela17...

NEW WAJIBSTAT ANALYSIS IS COMING***

Minggu, 24 Maret 2013

ALTERNATIF UJI PARAMETRIK ANOVA (> 2 POPULASI) DENGAN UJI NON PARAMETRIK KRUSKAL WALIS



ALTERNATIF UJI PARAMETRIK ANOVA (> 2 POPULASI) DENGAN UJI NON PARAMETRIK KRUSKAL WALIS

Malam sobat.. Jumpa lagi dengan saya dalam acara Kruskal Walis Show hehehe... Gimana kondisi hari ini? Mudah-mudahan sehat semua,, Amiiiin.

Oke deh, gak perlu tunggu lama-lama, saya mau ajak sobat menyimak bahasan tentang alternatifnya uji Anova nih.. Seperti yang kita tahu nih, Anova yang notabene merupakan uji parametrik butuh pemenuhan asumsi kenormalan dan kesamaan varians nih sob..

Nah, kalau misalnya kedua asumsi ini gak terpenuhi baik dengan transformasi apapun, yaaa kita gak boleh dong maksain pakai uji parametrik.. Alternatifnya, pakai uji non parametrik.. 
Kalau Anova sendiri (uji rataan > 2 populasi independen) punya alternatif yakni uji Kruskal Walis dan uji Median.. Saya batasi, bahasan kali ini pada uji Kruskal Walis saja yaaa hehehe..

Data yang saya pakai sama dengan uji Anova ya.. Data ini untuk menguji apakah ada beda rata-rata nilai ujian psikotest di antara ketiga populasi pegawai yakni pegawai lulusan Diploma, SI dan SII.. Data yang saya pakai untuk uji Kruskal Walis disamakan dengan data uji Anova sebagai pembanding output, analisis dan simpulan keduanya lhooo.. 

Jika sobat ada yang bingung data Anova mana yang dimaksud, yaudah langsung download aja datanya disini.
Data pada file excel, monggo dipindahin dulu ke dalam SPSS.. Untuk masalah non teknisnya (mindahin data, pelabelan variabel, pemberian value, dll), alangkah lebih bagus simak postingan tentang uji Anova disini..

Oke, kita langsung nih ke pengujian.. Klik menu Analyze, Nonparametric Test dan pilih K Independent Samples.. Centang Kruskal Walis.. Pada bagian Test Variable List, masukkan variabel nilai sedangkan untuk bagian Grouping Variables masukkan variabel pendidikan.. Lalu, akan muncul tanda tanya “??” yang berarti kita harus definisikan dulu grupnya.. 

 
Klik Define Range dan akan muncul jendela Range for Grouping Variable.. Pada bagian minimum, sobat isikan dengan 0 dan maximum isi dengan 2 (ini karena pada variabel pendidikan, kita pakai 0,1,dan 2)..
  

Selanjutnya klik Continue.. Lalu pada bagian Options, centang Descriptive dan Quartiles.. Untuk tingkat signifikansi bisa diatur pada bagian Exact.. Setelah semua diatur klik OK. Berikut hasilnya:


Secara deskriptif, diketahui bahwa rata-rata nilai ujian untuk seluruh kelompok adalah 77,45 dengan nilai terendah adalah 65 dan tertinggi adalah 90. Median nilai (setelah diurutkan) adalah 76 (lumayan tinggi).. 

Jika sobat mau belajar penghitungan manual, maka output bagian Ranks ini akan sangat membantu.. Oke, kita langsung ke output Test Statistics.. Disini terlihat bahwa nilai Asymp. Sig dari statistik Chi Square (df=2) sebesar 0,045 < Alpha 5% sehingga dengan demikian kita menolak hipotesis nol dan menerima hipotesis alternatif.

Simpulan yang bisa ditarik adalah ternyata ada perbedaan rata-rata ujian psikotest diantara pegawai perusahaan Triple S yang lulusan Diploma, S I dan SII atau dengan kata lain minimal ada satu dari tiga populasi pegawai yang rata-rata nilai ujian psikotestnya secara statistik berbeda signifikan.


Otree deh, udah mulai nguap-nguap nih sob wkwkwk,, Begitu aja yang bisa saya jelaskan tentang Kruskal Walis ini.. Kurang lebihnya mohon maklum karena gak ada manusia yang sempurna #hahaha, mulai ngawur nih ngomongnya sob,, 

Yap, semoga postingan ini bermanfaat sobat juga ya.. Salam damai.. Salam sukses.. Salam salam hehehe :-)
 

2 komentar:

  1. Kenapa muncul warning spt ini mas?: There are not enough valid cases to perform the Kruskal-Wallis Test for aks_sblm * aks_ssdh (.000, 2.000). No statistics are computed.

    Bagaimana mengatasinya?
    Thanks

    BalasHapus
  2. sangat membantu jazakallah khoir

    BalasHapus